TUGAS
MANDIRI
LEMBAR
KEGIATAN SISWA
(LKS)
SISTEM
PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL
LKS ini dibuat untuk memenuhi salah satu tugas mandiri pada
mata kuliah Media Pembelajaran yang dibina oleh WAWAN, M.Pd
DISUSUN
OLEH :
ELA
UMI LATIFAH (13250013)
FAKULTAS
TARBIYAH
PRODI
MATEMATIKA SEMESTER VA
INSTITUT
AGAMA ISLAM (IAI) MA’ARIF NU METRO LAMPUNG
2015/2016

INSPIRASI
Transaksi jual beli
biasa terjadi di pasar setiap hari. Baik itu penjualan bahan kebutuhan pokok,
buah-buahan, sayur-sayuran, maupun barang elektronik. Harga yang ditawarkan
oleh penjual pun beraneka ragam. Semua itu tergantung dari jenis dan kualitas
produk yang ditawarkan.
Pernahkah kalian berada
dipasar ? jika pernah, apakah kalian pernah memperhatikan harga dari beberapa
produk tertentu ? sekarang jika kalian tidak mengetahui harga dari produk
tersebut, tetapi kalian mengetahui berapa banyak orang membeli dua jenis produk
dan total uang yang harus dibayarkan atas produk itu, apakah kalian dapat
mengetahui harga dari setiap produk ? coba pikirkan sejenak.
Tenyata masalah diatas
dapat kita selesaikan dengan cara sederhana, yang kita kenal dengan sistem persamaan
linear yang dapat kita selesaikan menggunakan metode subtitusi atau metode
eliminasi. Jadi kita bisa menggunakan dua variabel, misalkan x dan y.
Selanjutnya kita dapat membuat dua persamaan dalam bentuk x dan y yaitu :
Dengan a1 adalah jumlah
produk pertama yang dibeli oleh pembeli pertama, a2 adalah jumlah
produk pertama yang dibeli oleh pembeli kedua, b1 adalah jumlah
produk kedua yang dibeli oleh pembeli pertama, b2 adalah jumlah
produk kedua yang dibeli oleh pembeli kedua, c1 dan c2
masing-masing adalah total harga yang harus dibayar oleh pembeli pertama dan
kedua.
Jadi,
kita dapat mengetahui harga tiap produk, yaitu produk pertama dan produk kedua
dengan hanya mengetahui jumlah barang dan total harga yang dibayarkan. Apakah
kalian ingin mencobanya ? masalah diatas hanya salah satu contoh yang
menggunakan sistem persamaan linear. Dapatkah kalian menyebutkan contoh lain
yang menggunakan sistem persamaan linear ? kalian dapat mempelajarinya lebih
mendalam pada LKS ini. LKS ini dibuat untuk mempermudah peserta didik untuk
memahaminya.
SISTEM PERSAMAAN LINEAR
DUA
VARIABEL
A.
Persamaan
Linear Dua Variabel (PLDV)
Dalam kehidupan
sehari-hari, banyak permasalahan yang berhubungan dengan konsep persamaan
linear dua variabel. Contohnya :
Andi membeli 2 buku tulis dan 3 pensil
seharga Rp 20.000,00 berapakah harga untuk masing-masing barang tersebut ?
Permaslahan tersebut
adalah salah satu permasalahan yang berhubungan dengan PLDV karena terdapat 2
variabel yang berbeda yaitu harga buku tulis (dimana buku tulis sebagai
variabel a) dan harga pensil (dimana pensil sebagai variabel b). Maka
permasalahan tersebut dapat diubah dalam bentuk matematika sebagai berikut :
..... + 3b = .....
Dengan a dan b adalah suatu peubah dari
harga barang yang berbeda.
B.
Sistem
Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV)
Pada
saat jam istirahat sekolah, Iis dan Ela bersama-sama pergi ke kantin sekolah.
Iis membeli 3 buah pisang goreng dan 2 donat dengan harga seluruhnya Rp.
3.500,00. Sedangkan Ela membeli 4 buah pisang goreng dan 2 donat dengan harga
seluruhnya Rp. 4.000,00.
Permasalahan
tersebut adalah salah satu permasalahan yang berhubungan dengan sistem
persamaan linear dua variabel (SPLDV). Dari permasalahan tersebut dapat
dimisalkan x dan y secara berturut-turut merupakan harga satuan dari pisang
goreng dan donat yang telah dibeli di kantin sekolah tersebut. Karena Iis
membeli 3 pisang goreng dan 2 donat dengan harga seluruhnya Rp. 3.500,00 maka
dapat diubah dalam bentuk matematika sebagai berikut :
3x + ..... =
3.500
Sedangkan Ela membeli 4 buah pisang goreng dan 2
buah donat dengan harga seluruhnya Rp. 4.000,00 maka dapat diubah dalam bentuk
matematika sebagai berikut :
...... + 2y =
.......
Penyelesaian
atau himpunan penyelesaian suatu SPLDV dengan dua peubah dapat ditentukan
dengan beberapa cara, di antaranya adalah sebagai berikut :
1.
Metode Subtitusi
2.
Metode Eliminasi
3.
Metode Grafik
1.)
Metode
Subtitusi (Mengganti)
Lakukanlah kegiatan contoh soal dibawah
ini !


Pembahasan karena persamaan kedua
lebih sederhana, maka bisa mengubahnya menjadi 8 – p = q, jadi kita bisa mengganti q dengan 8 - p setelah
itu masukkan kedalam persamaan yang pertama :
4p + 3q = 18
..... + 3 (.........) = 18
..... + 24 – ...... = 18
4p – ....... = 18 –
.......
P = .....
Setelah mendapatkan nilai p
= ...... kemudian masukkan ke dalam persamaan kedua untuk mendapat nilai q.
p + q = 8
..... + q = .....
q = 8 + ....
q = ......
Dari contoh soal diatas dapat disimpulkan bahwa definisi
dari metode subtitusi SPLDV adalah ?
2.)
Metode
Eliminasi (Menghilangkan)
Soal
:

Pembahasan
Dua
persamaan tersebut dapat langsung kita jumlah atau kurangkan, tapi jika langsung
dijumlah atau dikurangkan tidak akan ada variabel yang hilang sehingga kita
harus menyamakan koefisien salah satu variabel dari kedua SPLDV. Cara untuk
menyamakannya kita harus mengkalian kedua persamaan agar dari salah satu
peubahnya bisa hilang, yaitu misalkan yang akan dihilangkan adalah variabel x :
0 + .... = 22
y
= 
y =
......
setelah nilai y sudah diperoleh, kita
dapat mencari nilai x dengan mengganti nilai y yg telah diketahui kemudian
masukan kedalam salah satu persamaan tersebut. Misal yang kita ambil adalah
persamaan pertama, maka :
x + 4 (....) = 14
x = 14
– 4 (....)
x = ......
jadi sudah di peroleh nilai x
= ..... dan nilai y = .....
berdasarkan contoh soal
diatas, coba kalian definisikan pengertian dari metode eliminasi menurut bahasa
kalian sendiri !
3.)
Metode
Grafik
Grafik dari persamaan linear dua variabel
ax + by = c adalah garis lurus. Penyelesaian SPLDV
adalah titik potong antara garis ax + by = c
dan garis px + qy = r.
Langkah-langkah untuk menentukan
penyelesaian SPLDV dengan menggunakan metode grafik adalah sebagai berikut :
1. Tentukan
titik potong garis dengan sumbu X, syarat y = 0.
2. Tentukan
titik potong garis dengan sumbu Y, syarat x = 0. Langkah (1) dan (2) dapat
disederhanakan dalam bentuk tabel sebagai berikut :
|
X
|
0
|
......
|
|
Y
|
.......
|
0
|
3. Gambar
garis dari setiap persamaan
4.
Tentukan titik potong
kedua garis, titik potong tersebut adalah penyelesaian SPLDV.
Tentukan titik potong
kedua garis, titik potong tersebut adalah penyelesaian SPLDV.
nah,, sekarang dari
penjelasan diatas coba kalian tentukan himpunan
penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel berikut ini dengan
menggunakan metode grafik dan gambarnya, !!
Contoh
soal :
Tentukan
himpunan penyelesaian dari SPLDV berikut ini, 
Jawab :
(i)
4x
– 2y = 20
·
Titik potong dengan sumbu X, syarat y = 0
·
Titik potong dengan sumbu Y, syarat x =
0.
Dalam bentuk tabel
|
X
|
......
|
0
|
|
Y
|
0
|
......
|
(ii) 2x + y = 6
·
Titik potong dengan sumbu X, syarat y =
0.
·
Titik potong dengan sumbu Y, syarat x =
0.
Dengan bentuk tabel
|
X
|
......
|
0
|
|
Y
|
0
|
......
|
Setelah
titik potongnya diketahui, maka carilah himpunan penyelesaian dengan
menggambarkan grafiknya berdasarkan titik potong tersebut !
Nah dari beberapa
penjelasan di atas maka coba kalian definisikan apa sih pengertian dari sistem
persamaan linear dua variabel itu ? coba kalian jelaskan menurut pemahaman
kalian sendiri !!
..............
Latihan
!
1. Tentukan
himpunan penyelesaian dari persamaan berikut ini dengan menggunakan metode
eliminasi 
2. Tentukan
himpunan penyelesaian dari persamaan berikut ini dengan menggunakan metode
subtitusi 
3. Carilah
himpunan penyelesaian dan gambar grafiknya dari persamaan berikut ini
4. Carilah
himpunan penyelesain berikut dengan menggunakan salah satu metode dari
persamaan berikut 
5. Carilah
himpunan penyelesaian dengan menggunakan salah satu metode
DAFTAR PUSTAKA
Wirodikromo
Sartono. Matematika SMA untuk kelas X. Erlangga. Jakarta. 2006
Budiono.Rahasia Matemtatika Untuk SMP kelas
VII,VIII,IX. Bintang Indonesia.Jakarta.2005
Tidak ada komentar:
Posting Komentar